Kota Bandung (KABARIN) - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar meminta seluruh pemain untuk tidak terlena dan euforia secara berlebihan setelah timnya sukses menekuk PSM Makassar 2-1 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5).
Umuh mengingatkan bahwa perjuangan skuad Maung Bandung belum sepenuhnya selesai karena masih menyisakan satu laga pamungkas pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.
“Maka saya juga bilang sama para pemain, semua punya jangan dulu euforia karena kita belum selesai. Walaupun ini udah 90 persen atau 99 persen,” kata Umuh di Bandung, Selasa.
Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh pemain untuk meraih poin penuh sehingga dapat mengunci gelar dengan hasil maksimal di hadapan puluhan ribu Bobotoh.
"Kalau imbang, sudah tidak ada masalah. Tapi, saya tidak mengharapkan juga imbang. Tetap harus dilibas dan tetap anak-anak memberikan permainan yang luar biasa dan enak ditonton sama Bobotoh," katanya.
Sementara itu, gelandang Persib Bandung Adam Alis menegaskan bahwa seluruh pemain tetap fokus penuh dan mengincar kemenangan saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (23/5).
Adam memastikan skuad Persib tidak akan bermain aman demi mencetak sejarah di hadapan publik sendiri.
"Yang pasti kami tetap rendah hati karena semua belum selesai. Kami fokus. Walaupun memang butuh hasil seri, tapi kami maksimal incar kemenangan dan kami ingin bikin sejarah di kota sendiri," kata Adam Alis.
Saat ini Persib Bandung berada di peringkat pertama klasemen sementara Super League dengan 78 poin dari 33 pertandingan, unggul dua poin atas Borneo FC di posisi kedua.
Kondisi ini membuat Persib Bandung hanya perlu mengemas satu poin pada pekan pamungkas untuk bisa memastikan gelar juara Liga Indonesia ketiga beruntun.
Posisi Persib Bandung yang kini unggul dua poin tidak terlepas dari hasil pekan 33 Super League di mana Pangeran Biru mengalahkan PSM Makassar 2-1, sedangkan Borneo FC ditahan imbang tanpa gol oleh Persijap Jepara.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026